Najah Fillah

Media untuk menumpahkan emosi dengan cerdas

Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal

Mei22

Sebuah program memerlukan dokumen sebagai bukti keterlaksanaannya. Apalagi lembaga resmi seperti  pada satuan pendidikan yang suatu saat membutuhkan bukti fisik untuk melihat tolak ukur ketercapaian program. Sebelum menjelaskan pentingnya dokumen SPMI mari terlebih dahulu mengetahui beberapa alternatif pengembangan mutu sekolah. 9 alternatif tersebut antara lain : Read the rest of this entry »

posted under Artikel | Komentar Dinonaktifkan pada Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal

Monitoring dan Evaluasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di Satuan Pendidikan

Mei21

Setelah satuan pendidikan melaksanakan Sistem Penjaminan Mutu Internal maka diperlukan adanya monitoring dan Evaluasi. Kegiatan monitoring dan evaluasi berguna sebagai alat manajemen untuk mengukur hasil yang sudah dicapai dalam melaksanakan program dengan alat ukur rencana yang sudah dibuat dan disepakati; menganalisa semua hasil pemantauan (monitoring) untuk dijadikan bahan dalam mempertimbangkan keputusan serta usaha perbaikan dan penyempurnaan program (Soewardji Lazaruth : 1994) Read the rest of this entry »

posted under Artikel | Komentar Dinonaktifkan pada Monitoring dan Evaluasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di Satuan Pendidikan

Sistem Zonasi dalam Perspektif Mutu Pendidikan

Mei21

Bapak Ibu wali murid resahkah anda dengan Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru?
Bagi orang tua yang mempunyai anak lulusan taman kanak-kanak mungkin tidak terlalu pusing dengan Zonasi PPDB. Berbeda dengan wali murid yang mempunyai putra putri lulusan SD atau SMP menuju ke jenjang selanjutnya. Tidak jarang dari mereka menginginkan anak-anaknya masuk ke sekolah favorit dengan berbagai macam usaha seperti diberi les privat hampir setiap hari demi mencapai target nilai untuk dapat memasuki sekolah yang diinginkan. Apalagi bagi mereka yang memiliki domisili KTP jauh dari radius yang telah ditentukan sangat memperkecil kesempatan untuk memasukkan putra putrinya ke sekolah idaman. Read the rest of this entry »

posted under Artikel | Komentar Dinonaktifkan pada Sistem Zonasi dalam Perspektif Mutu Pendidikan

Pentingnya Sistem Penjaminan Mutu Internal Bagi Sekolah

Mei21

Penjaminan mutu merupakan suatu proses yang memastikan bahwa semua karakteristik dan kinerja sesuai dengan standar melalui dokumen akademik, dokumen mutu, dan audit atau evaluasi. Secara umum pengertian penjaminan mutu pendidikan adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pendididikan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga pelanggan memperoleh kepuasan. Adapun maksud dari Penjaminan Mutu Internal adalah kegiatan evaluasi diri sekolah untuk memenuhi atau melampaui Satandar Nasional Pendidikan (NSP) secara berkelanjutan . Read the rest of this entry »

posted under Artikel | Komentar Dinonaktifkan pada Pentingnya Sistem Penjaminan Mutu Internal Bagi Sekolah

Tuntutan Pendidikan Abad 21

Mei21

Generasi yang lahir pada tahun 1985 sampai dengan 1994 atau 2004 disebut generasi abad 21. Dimana generasi tersebut sangat terkoneksi dengan internet dan media sosial. Kurang suka dengan informasi yang bersifat satu arah dan cenderung tidak percaya dengan iklan. Mereka justru lebih percaya dengan pengalaman dan review teman-teman. Generasi yang mengedapankan happines, tidak suka berkompetisi lebih suka berkolaborasi. Generasi millenial yang memicu fenomena Disruption atau perubahan dan bisnis kreatif berbasis IT yang mampu memukul bisnis konvensional. Karena produk atau jasa yang dihasilkan harus lebih baik, murah dan lebih mudah diakses. Generasi Millenial ini tidak mempunyai rasa takut dan yakin mampu menjelajahi masa depan yang belum pasti dan tidak terprediksi.

Fenomena “banyaknya pekerjaan yang hilang” karena pemanfaatan kemajuan teknologi menyebabkan kerisauan di masyarakat. Banyak orang yang “kadaluarsa” karena tidak bisa mengikuti perubahan. Sebuah sekolah akan ketinggalan jika tidak dapat mengikuti perubahan jaman. Anak didiknya tidak bisa bersaing karena tidak dibekali dengan ketrampilan untuk menghadapi masa yang akan datang.
Hal ini menjadi PR bagi lembaga pendidikan yang setiap tahunnya meluluskan peserta didik. Baik proses pembelajaran yang dilaksanakan atau pengelolaan manajemen sekolahnya. Karena ada beberapa pergeseran pradigma dengan beberapa ciri antara lain informasi tersedia dimana saja dan kapan saja sehingga pembelajaran diarahkan untuk mendorong peserta didik mencari tahu dari berbagai sumber observasi bukan diberi tahu. Komputasi lebih cepat memakai mesin maka pemebelajaran diarahkan untuk mampu merumuskan masalah (menanya)bukan hanya menyelesaikan masalah (menjawab). Otomasi yang menjangkau segala pekerjaan rutin menuntut pembelajaran untuk diarahkan kepada melatih berfikir analitis (pengambilan keputusan) bukan berfikir mekanistis. Komunikasi yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja juga mengharuskan proses pembelajaran yang menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi dalam menyelesaikan masalah.
Untuk mempersiapkan generasi tersebut dengan pergeseran-pergeseran yang telah terjadi pendidik perlu membekali lulusan dengan kebutuhan-kebutuhan sebagai berikut :
Ketrampilan Belajar dan Inovasi
Peserta didik dibudayakan untuk :
Kreatif dan inovatif
Berpikir keritis dan mampu memecahkan masalah
Komunikasi dan kolaborasi
Ketrampilan Informasi Media Teknologi
Membiasakan peserta didik untuk melakukan beberapa literasi antara lain :
Literasi Informasi
Literasi Media
Literasi Teknologi Infomasi dan Komunikasi
Ketrampilan untuk hidup bekarir
Pendidik memberi beberapa ketrampilan berkarir diantaranya :
Fleksibilitas dan adaptibilitas
Inisiatif dan pengendalian diri
Ketrampilan sosial antar budaya
Produktivitas dan akuntabilitas
Kepemimpinan dan tanggung jawab
Dengan bekal-bekal datas sekolah akan mampu menyiapkan peserta didik mengikuti kemajuan jaman dan siap menghadapi perubahan dimasa yang akan datang.

Read the rest of this entry »

posted under Artikel | Komentar Dinonaktifkan pada Tuntutan Pendidikan Abad 21

HOTS sebagai Goal Akhir Program Pendidikan SRA

Mei21

Pada Era millenial peserta didik dituntut memiliki kognisi pada level berfikir tinggi atau HOTS (High Order Thinking Skills). Menurut Taksonomi Bloom dimensi proses berfikir sebagai mana yang telah disempurnakan oleh Anderson & Krathwohl terdiri atas kemampuan : mengetahuai(Knowing-C1),memahami(understanding-C2),menerapkan(apliyingC3),menganalisis (Analyzing-C4), mengevaluasi (Evaluating—C5), dan mengkreasi (Creating-C6). Soal HOTS pada umumnya mengukur kemampuan pada ranah menganalisis-C4, mengvaluasi-C5 dan mengkreasi-C6. Kreatifitas seorang guru sangat memengaruhi kualitas dan variasi stimulus yang digunakan dalam menulis soal HOTS. Read the rest of this entry »

posted under Artikel | Komentar Dinonaktifkan pada HOTS sebagai Goal Akhir Program Pendidikan SRA

Peran Tri Pusat Pendidikan dalam Mewujudkan SRA

Mei21

Tiga pusat yang bertanggung jawab atas terselenggarannya pendidikan terhadap anak yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat. Tiga ranah tersebut sangat berkaitan erat sehingga jika salah satu ada yang tidak sinkron maka tujuan sekolah akan sulit dicapai. Alur pertama pendidikan tri pusat dimulai dari keluarga sebagai fondasi tumbuh kembang anak di mana sejak usia 0 – 3 tahun mereka hidup dengan orang tua masing-masing. Read the rest of this entry »

posted under Artikel | Komentar Dinonaktifkan pada Peran Tri Pusat Pendidikan dalam Mewujudkan SRA

Hubungan SRA dengan Implementasi PPK

Mei15

Tahun 2045 indonesia akan memasuki masa emasanya yang bertepatan dengan usia kemerdekaan Indonesia ke-100. Pada masa itu Indonesia diprediksi mendapatkan bonus demografi dengan mayoritas penduduk berada pada usia produktif. Tentunya bonus demografis tersebut tidak hanya  akan didapatkan dengan penyebaran jumlah penduduk yang didominasi oleh kaum muda melainkan kualitas sumber daya manusia yang menjadi hal utama. Untuk itu pemerintah menyiapkan kesempatan tersebut melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM)  dengan berpijak kepada undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Read the rest of this entry »

posted under Artikel | Komentar Dinonaktifkan pada Hubungan SRA dengan Implementasi PPK

Kendala Menjadikan SRA di Sekolah Negeri

Mei14

Membahas sebuah program syarat akan kendala apalagi pada Sekolah Ramah Anak yang tidak bisa dipungkiri membutuhkan banyak tuntutan kebutuhan. Hambatan-hambatan ini menjadikan apa yang telah direncanakan susah untuk terwujud. Di bawah ini akan dijelaskan hal-hal yang membuat program SRA tidak berjalan dengan lancar baik faktor internal maupun ekternal.  Read the rest of this entry »

posted under Artikel | Komentar Dinonaktifkan pada Kendala Menjadikan SRA di Sekolah Negeri

[Video] Optimasi Literasi Digital untuk Sekolah Minim Ruang dan Fasilitas

Desember31

Demi mewujudkan pembelajaran sepanjang hayat pemerintah melalui Kemendikbud meluncurkan gerakan literasi sebagai implementasi Permendikbud No. 23 tahun 2015. Membaca buku di luar jam belajar sekolah selama 15 menit menjadi gong tanda pembuka gerakan literasi. Read the rest of this entry »

posted under Artikel | Komentar Dinonaktifkan pada [Video] Optimasi Literasi Digital untuk Sekolah Minim Ruang dan Fasilitas